Cari Tahu Tips Memilih Traveling ke Pusat Konservasi Alam yang Menyenangkan, DISINI!!

Traveling ke Pusat Konservasi Alam

Pusat Konservasi Alam

Pusat konservasi alam seperti taman nasional sangat layak dikunjungi dan kita tidak perlu menjadi pecinta alam atau pakar keragaman hayati untuk melakukannya Indonesian mempunyai ribuan  keanekaragaman hayati yang super sangat spesifik. Banyak ragam hayati di negara kita yang tidak terdapat di tempat lain di dunia ini.

Beragam hayati tersebut dikonservasi dalam sekitar empat ratus suaka alam, yang berada di bawah payung hukum Direktorat Jenderal Perlindungan Hutan dan pelestarian Alam (PHPA).

Sayangnya, pembalakan liar, perusakan hutan, serta meluasnya perkebunan kelapa sawit membuat ekosistem yang asli terancam dan terdesak. Banyak jenis binatang  sudah  punah dan populasinya menyusut drastis. Demikian ragam tumbuhan. Karena itu, sebelum ragam hayati ini benar-benar lenyap dan punah dari Bumi serta untuk meningkatkan kecintaan mereka dan mencegah

kepunahan mereka-mari kunjungi taman-taman nasional Indonesia sekarang!

Baca Juga Mau Tau Cara Traveling dengan Berjalan Kaki yang Menyenangkan?? Baca Disini!

 

Di taman nasional, selain hiking dan trekking ringan, kitajuga bisa ikut mengamati binatang & satwa liar khas di taman nasional tersebut. Kita bisa ikut kegiatan sensus binatang-binatang, misalnya menghitung jumlah burung,  kupu-kupu, atau kadal. Kita juga bisa mencari jejak binatang yang sudah langka, misalnya macan kumbang atau badak. Selain itu, tentu saja kita juga bisa kemping beberapa hari, mendekatkan diri dengan alam.

 

Kita tidak perlu pengalaman lintas alam khusus sebelum datang ke Taman Nasional, Tapi, kita perlu tahu apa yang harus kita lakukan saat masuk taman nasional. Utamanya kita harus melapor pada kantor PHPA atau kantor  ranger (polisi hutan) setempat. Bagi yang benar-benar nol pengetahuan lintas alamnya, wajib hukumnya untuk minta bantuan pemandu.

Tanpa panduan, salah-salah kita nyasar dan tidak bisa keluar dari hutan! Bantuan pemandu juga memudahkan kita mengenali ragam tumbuhan dan hewan khas daerah yang kita jelajahi.

Sekali lagi, riset dan pengenalan akan diri sendiri menjadi kata kunci, Risetlah terlebih dulu perbekalan apa yang akan kita butuhkan pada daerah yang akan kita datangi Ukurlah kemampuan diri dan buat persiapan misalnya mengenakan sepatu trekking atau hiking yang sesuai, membawa tongkat jalan bila perlu, dan tidak melupakan jaket kalau-kalau udara dingin.

Juga jangan lupakan kantong khusus untuk mengumpulkan sampah yang kita hasilkan dari makanan, minuman, atau perbekalan lain.

traveling ke pusat konversi alam

Pahami beberapa aturan lintas alam sederhana seperti jangan buang sampah sembarangan-botol kaca yang

kita tinggalkan bisa menyebabkan kebakaran hutan bila memfokuskan sinar matahari, sementara sampah plastik

bisa termakan dan membunuh hewan liar-jangan berjalan keluar dari jalur-risikonya tersesat-juga jangan

menyentuh hewan dan tumbuhan. Ingat kredo para pecinta alam yang sudah disebutkan pula dalam bab terdahulu take nothing but pictures leave nothing but footprints - jangan ambil apa pun kecuali foto, jangan tinggalkan apa pun kecuali jejak kaki.

 

Artikel Terkait yang Mungkin Anda Suka:
Category: Tips LiburanTags:
No Response

Leave a reply "Cari Tahu Tips Memilih Traveling ke Pusat Konservasi Alam yang Menyenangkan, DISINI!!"